CatatanNkri.com, Sukabumi – Menyambut momentum libur panjang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menggelar pertemuan koordinasi strategis bersama para pelaku usaha pariwisata di kawasan Wilayah Selatan. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan kesiapan teknis dan pelayanan demi menjamin pengalaman wisata yang optimal bagi pengunjung.
Wilayah Selatan Sukabumi, yang dikenal dengan pesona pesisir pantai serta menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark, diprediksi akan menjadi magnet utama bagi ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara selama masa libur lebaran.
Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan
Dalam koordinasi tersebut, Dispar menekankan pentingnya standarisasi pelayanan di setiap destinasi, mulai dari aspek keselamatan, kebersihan, hingga pengaturan alur pengunjung. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai krusial untuk memitigasi potensi kepadatan serta menjaga ketertiban di lapangan.
“Penyelenggaraan pariwisata yang aman, nyaman, dan berkualitas adalah harga mati. Melalui kolaborasi erat dengan para pelaku usaha di Wilayah Selatan, kami ingin memastikan setiap wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi pulang dengan kesan yang positif,” ujar perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.
Kesiapan Infrastruktur dan Dampak Ekonomi
Selain keamanan, pertemuan juga membahas penguatan koordinasi di titik-titik krusial pariwisata. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen mengawal jalannya libur Idul Fitri agar berjalan kondusif, sehingga sektor pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Dispar mengimbau seluruh pengelola destinasi dan hotel untuk meningkatkan kewaspadaan serta kualitas layanan. Wisatawan juga diajak mematuhi aturan demi kelancaran bersama di masa libur hari raya.













