Mendagri Tito: Dampak Bencana Terberat Ada di Aceh Tamiang, Kini Ekonomi Mulai Pulih

catatannkri

Info Bencana25 Views
banner 468x60

CatatanNkri.com, Aceh Tamiang — Aktivitas Sabtu (3/1) pagi di Pasar Sabtu Tualang Cut, Aceh Tamiang, Aceh, penuh keceriaan. Masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dari pantauan lapangan Sabtu (3/1), pasar dipadati pedagang dan pembeli. Di bawah tenda maupun payung besar, para pedagang tampak sibuk melayani pembeli.

banner 336x280

Salah satu kesibukan aktivitas itu tampak pada lapak durian yang hanya dinaungi payung warna-warni. Para pembeli antusias memilih durian yang akan mereka beli.

Di toko emas pun, sejumlah ibu tengah serius memperhatikan perhiasan yang dijajakan. Di kios cabai yang berjualan di bawah tenda panjang, para pembeli pun tampak memasukkan cabai-cabai ke dalam kantong plastik.

Suasana ini disyukuri para pedagang. “Usaha lebih baik di balik musibah ini semua. Ekonomi mulai bergerak lagi. Jangan menyerah sajalah kita. Hidupkan harus berjalan,” kata salah satu pedagang.

Aceh Tamiang menjadi salah satu prioritas utama pemulihan pascabencana di Sumatra. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai dampak bencana di Aceh Tamiang tergolong paling parah dibandingkan daerah terdampak lainnya.

“Dari semua daerah terdampak, yang paling berat betul adalah Aceh Tamiang,” kata Tito di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *