Dugaan Kasus Narkoba Seret Nama Kades di Tamanjaya, Begini Kata Camat dan Anggota DPRD Sukabumi

DPRD, Hukum, News2 Views
banner 468x60

Sukabumi, 6 Agustus 2026 – Jagat media sosial dan grup WhatsApp warga Kabupaten Sukabumi mendadak riuh. Kabar Diduga seorang kepala desa di Kecamatan Ciemas dijemput petugas dari kediamannya menyebar cepat, menimbulkan kehebohan dan beragam komentar. dikabarkan dibawa petugas dari kediamannya pada Rabu (5/8/2026).

Cerita bermula dari sebuah unggahan status WhatsApp yang berbunyi: “Minggu antar keneh anaknya, sekarang bapaknya.” Kalimat singkat itu menjadi bahan obrolan hangat, memperkuat isu yang sudah viral di tengah masyarakat Desa Tamanjaya.

banner 336x280

Warga Kampung Panenjoan mengaku terkejut. Mereka tidak menyangka ada kegiatan penindakan di lingkungan desa. Kedatangan kendaraan petugas membuat suasana kampung sempat ramai, meninggalkan tanda tanya besar di benak masyarakat.

Camat Ciemas, Usep Supelita, membenarkan bahwa dirinya menerima informasi dari pihak kepolisian sektor terkait penindakan terhadap seorang kepala desa. Hal senada disampaikan Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, yang menegaskan adanya kegiatan Satnarkoba Polres Sukabumi pada Rabu siang. Namun hingga kini, kronologi lengkap maupun status hukum kepala desa berinisial US belum dijelaskan secara resmi.

Perhatian publik semakin besar ketika kabar ini sampai ke telinga anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Ujang Abdurohim Rochmi atau yang akrab disapa Dewan Batman. Ia menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme aparat dalam menangani kasus ini. “Kalau memang terbukti ada keterlibatan narkoba, proses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum harus adil dan memberi efek jera,” tegasnya.

Hingga Rabu malam, belum ada keterangan resmi dari Satnarkoba Polres Sukabumi mengenai barang bukti maupun status hukum US. Sementara itu, percakapan warga di grup WhatsApp terus bergulir, menunggu klarifikasi agar kabar yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi liar.

Kejadian ini menjadi potret bagaimana isu lokal bisa cepat membesar di era digital. Dari sebuah status singkat hingga perhatian legislatif, kasus ini menunjukkan betapa kuatnya arus informasi di masyarakat. Ke depan, publik menanti jawaban resmi aparat penegak hukum, sementara harapan tetap sama: penanganan yang adil, transparan, dan membawa Sukabumi menuju daerah yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *